Tentang

Citi Microentrepreneurship Awards

Kategori Penghargaan

Agriculture

Arts and Creative Design

Fishery

Green

Service and Culinary

Inisiatif Citi Microentrepreneurship Awards (CMA) berasal dari Citi Foundation yang berkantor pusat di New York, Amerika Serikat. Citi Foundation merupakan bagian dari Citigroup yang beroperasi di lebih dari 100 negara. CMA diluncurkan sejak tahun 2005 dan diselenggarakan di lebih dari 30 negara sebagai program unggulan Citi. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kewirausahaan dan keuangan mikro dalam mendukung inklusi keuangan serta penguatan ekonomi individu berpenghasilan rendah.



Kabar Terbaru

27/11/2017

CMA 2017-2018: Targetkan Keterlibatan 800 Pengusaha Mikro Indonesia

TRIBUNNEWS.COM – Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perdagangan, Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Keuangan, dan lembaga lain tengah memperkuat sektor riil […]
17/09/2017

Oleh-oleh Rendang Khas Padang Panjang

Sri Wahyuni – Finalis Kategori Service, Sumatera Barat Menurut survey yang dilakukan oleh CNN setiap tahunya, tahun 2017 Rendang dinobatkan kembali sebagai makanan terlezat di dunia.Kuliner […]
17/09/2017

Ikhlas Berbagi Ilmu

Sonya Yahya – Finalis Kategori Service, Gorontalo Pada tahun 1998, Sonya Yahya (54) pulang kembali ke Gorontalo dari Jakarta.Tanpa memiliki modal, saat itu Sonya hanya membawa […]

Quotes

  • Kita ingin ABC Toys bisa menjadi shelter untuk anak-anak berkebutuhan khusus, supaya mereka bisa bekerja dengan rasa aman dan nyaman dan mendapatkan perlakuan yang sama dengan anak-anak normal
    Rita Indriana
    Pemenang Kategori Creative dan Microentrepreneur of the Year CMA 2016-2017
  • Moto LKP Bu Nandang: Limbah menjadi berkah, limbah menjadi indah, limbah menjadi rupiah
    Erni Suhaina
    Finalis Kategori Green CMA 2016-2017
  • Dalam pikiran saya tidak ada rasa khawatir untuk mereka menjadi pesaing karena rezeki kita sudah diatur. Tinggal bagaimana cara kita untuk bisa lebih bertahan dan bisa maju
    Sonya Yahya
    Finalis Kategori Service CMA 2016-2017
  • ..di Fakultas Ilmu Budaya, banyak pelajar asing dari program pertukaran pelajar lebih tertarik apabila bahan produknya berasal dari koran bekas dan kemudian mereka bawa dan melakukan repeat order. Berarti ini laku ya? Ya sudah akhirnya keterusan
    Briane Novianti Syukmita
    Pemenang Kategori Green CMA 2016-2017
  • Saya melihat potensi di Desa Karangtalun ini sangat besar karena terdapat sumber air mengalir di sekitar rumah penduduk yang turut mengaliri sawah mereka
    Aris Hartana
    Pemenang Kategori Fishery CMA 2016-2017
  • Sulawesi Selatan merupakan produsen rumput laut terbesar di Indonesia, jadi untuk bahan baku rumput laut InsyāAllah tidak kekurangan
    Arie Hijriyah
    Finalis Kategori Fishery CMA 2016-2017
  • ..kepikiran untuk menyulap lahan disekitar rumah menjadi lahan yang produktif meski hanya memiliki lahan terbatas, jadi saya berinisiatif coba-coba membuat kolam lele menggunakan terpal.
    Ade Badruzzaman
    Finalis Kategori Fishery CMA 2016-2017

Video