Rita Indriana

/Rita Indriana
Rita Indriana
2016 - 2017
Kategori Creative dan Microentrepreneur of the Year
Membangun Usaha untuk Kebutuhan Anak Cerdas

Pada bulan Mei tahun 2003 Rita Indriana (47) bersama suaminya Eka Kurniawan merintis usaha alat permainan edukatif (APE) bernama Anak Bangsa Cerdas (ABC) Toys.Berbekal kreativitas Eka, usaha pasangan tersebut menghasilkan produk permainan anak terbuat dari kayu yang mendidik serta aman (tidak beracun).Latar belakang keduanya yang berprofesi sebagai tenaga pengajar menjadi dasar ketertarikan mereka untuk memulai usaha produk permainan edukatif tersebut. Eka merupakan seorang guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Rita adalah seorang guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

ABC Toys didirikan dengan visi untuk memberdayakan kaum difabel dan anak-anak berkebutuhan khusus (ABK). Eka prihatin dengan masa depan alumni SLB yang kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan dan menghadapi perbedaan perlakuan dengan anak-anak normal. Rita menjelaskan bahwa, “Kita ingin ABC Toys bisa menjadi shelteruntuk anak-anak berkebutuhan khusus, supaya mereka bisa bekerja dengan rasa aman dan nyaman dan mendapatkan perlakuan yang sama dengan anak-anak normal.”

Usaha yang beralamat lengkap di Gedongkiwo MJ I/676 Yogyakarta 38/08, Kelurahan Gedongkiwo, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, DIY ini, saat ini mempekerjakan 11 orang tenaga kerja, yang terdiri dari pemilik dan pengelola (2 orang), karyawan tetap 4 orang: 2 wanita dan 2 pria, karyawan tidak tetap 5 orang: 3 wanita dan 2 pria. Empat karyawan diantaranya merupakan difabel. Rita bercita-cita di masa depan jumlah karyawan normal dan difabel bisa berimbang.

Dalam proses perekrutan tenaga kerja, Rita menerapkan sistem magang selama 6 bulan, baik untuk ABK ataupun untuk karyawan normal. Jika telah melewati masa magang tersebut mereka akan diangkat menjadi karyawan tetap. Tidak hanya itu, jika sudah bekerja selama 2 tahun, karyawan juga diberikan fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.Rita mengatakan, “Kita ingin mereka (karyawan) memiliki rasa bangga bekerja di ABC Toys.Mereka mendapatkan pensiun, tidak kalah dengan PNS.”

Rita juga bekerjasama dan memberikan pendampingan kepada lembaga-lembaga seperti PAUD, ataupun mahasiswa yang ingin mempelajari mengenai proses produksi APE dari bahan limbah. Tidak jarang ada yang melakukan kunjungan studi banding dari lembaga-lembaga yang ingin mengetahui tentang proses produksi. Sampai saat ini, jumlah individu yang telah diberikan pelatihan atau pendampingan sudah mencapai ratusan orang.

Proses dekorasi dalam aktivitas produksi ABC Toys

Produk ABC Toys sudah sangat dikenal di DIY dan Rita juga sudah seringkali diundang mengikuti berbagai pameran yang disponsori oleh Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Disnakertrans) ataupun oleh Perusahaan Daerah (PD) BPR Bank Jogja tempat Rita bernaung. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Yogyakarta Nomor 5 Tahun 2015 Tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2008 Tentang PD. BPR Bank Jogja Kota Yogyakarta, 20% dari produk perbankan harus disalurkan kepada UMKM dan koperasi. Oleh sebab itu BPR Bank Jogja sangat aktif untuk terus mendorong pertumbuhan nasabah UMKMnya agar bisa berkembang dan berdampak positif seperti usaha ABC Toys.

“Kita ingin ABC Toys bisa menjadi shelteruntuk anak-anak berkebutuhan khusus, supaya mereka bisa bekerja dengan rasa aman dan nyaman dan mendapatkan perlakuan yang sama dengan anak-anak normal.”

2018-10-08T00:02:24+00:00